Sabtu, Agustus 1

Persib Membidik Bambang Pamungkas


Siapa yang tidak kenal Bambang Pamungkas ? Pemain yang mempunyai nama ‎singkatan BP tersebut merupakan ujung tombak timnas Indonesia dan juga kapten tim ‎Persija Jakarta. Pria kelahiran Getas Kabupaten Semarang 10 Juni 1980 ini ‎merupakan salah satu penyerang terbaik Indonesia. Karena itulah BP adalah pemain ‎langganan tim merah putih berlambangkan Garuda tersebut. Di situs resminya, BP ‎telah melakoni 63 pertandingan bersama Indonesia dengan mencetak 34 gol.‎

Karir BP dirintis di Jawa Tengah. Karena bakatnya, beberapa kali BP terpilih menjadi ‎tim junior provinsi Jateng. Setelah menghabiskan waktu selama 3 tahun di Diklat ‎Salatiga, 1996-1999, BP pun diboyong ke Persija. Setahun di Persija, BP mencoba ‎peruntungannya ke negeri kincir angin Belanda. Disana, BP bermain untuk EHC ‎Hoensbroek Norad selama 4 bulan, sebelum akhirnya kembali ke Indonesia dan ‎berlabuh kembali di Persija pada tahun 2000.‎

Bersama Persija, BP meraih banyak gelar individu dan berhasil mengantarkan Persija ‎menjadi juara Liga Indonesia tahun 2000. Tahun 2005 sampai 2007, BP bergabung ‎bersama tim klub Malaysia, Selangor FC. BP berhasil membawa Selangor meraih ‎beberapa gelar, seperti juara Liga Perdana Malaysia 2005, juara FA Cup Malaysia ‎‎2005, juara Malaysia Cup 2005. Bahkan BP sempat terpilih menjadi pemain terbaik ‎Malaysia Cup 2005.‎

Tahun 2007, BP kembali ke Persija sampai sekarang. ‎

Beberapa hari lalu, tiba-tiba muncul berita bahwa Persija akan melepas BP dan ‎tandemnya Aliyudin. Minimnya kontribusi BP terhadap prestasi Persija menjadi ‎alasan. Akan tetapi manajemen Persija akan tetap mempertahankan BP dan Aliyudin, ‎jika mereka mau menurunkan nilai kontrak mereka. Dari sikap ini tergambar jelas, ‎manajemen Persija ingin mengontrak BP dengan harga murah dan menggunakan ‎taktik pura-pura tidak membutuhkan mereka, supaya BP dan Aliyudin mau ‎menurunkan nilai kontrak mereka demi bermain untuk tim Persija. ‎

Terbukanya pintu bahwa BP bisa meninggalkan Persija, tidak disia-siakan oleh tim ‎Liga Super lainnya. Sriwijaya FC misalnya, mereka terang-terangan ingin mengontrak ‎BP. Akan tetapi, masalah nilai kontrak tetap menjadi ganjalan. Sriwijaya FC pun ‎memilih mundur dan kemudian berhasil mendapatkan rekan BP dari Persija, Ponaryo ‎dan Hendro Kartiko.‎

Melihat gelagat ini, Persib pun dengan manajer baru, H Umuh Muchtar, ingin ‎menggunakan tenaga BP. Apalagi, ada kekosongan di pos striker pasca kepergian ‎Bastos dan Arif. ‎

H Umuh Muchtar merupakan orang yang lihai bernegosiasi. Selain pendekatan ‎materi, Umuh juga selalu melakukan pendekatan secara personal. Lihatlah bagaimana ‎Jaya Hartono dan Nova berbalik arah kembali ke kubu Persib setelah mengetahui ‎bahwa Umuh diangkat menjadi manajer Persib. Padahal keduanya telah hampir akan ‎berlabuh di Persebaya.

Begitupula dengan Gonzales, yang menyatakan ‎ketertarikannya bermain untuk Persib Bandung pada musim depan. Persib pun masih ‎menunggu apakah Siswanto akan bertahan, menyusul rekan-rekan lainnya yang ‎bertahan, seperti Eka, Atep, atau Airlangga.‎

Jika saja Persib menginginkan BP, maka ini bisa menjadi batu ujian bagi seorang ‎Umuh Muchtar. BP adalah kapten sekaligus icon tim Persija, tim yang disebut musuh besar Persib ‎Bandung sekarang. Tugas Umuh adalah meyakinkan BP supaya mau bergabung ‎bersama Persib, sekaligus meyakinkan bobotoh bahwa BP merupakan pemain yang ‎professional dan benar-benar dibutuhkan oleh Persib. ‎

Sekali lagi, kelihaian Umuh dalam bernegosiasi dengan pemain kembali akan diuji. ‎Mampukan Umuh membawa BP ke Bandung ? kita lihat saja nanti.‎

2 komentar:

Pro Boget on 25 September 2009 pukul 17.45 mengatakan...

:))

Anonim mengatakan...

hello... hapi blogging... have a nice day! just visiting here....

Posting Komentar

Untuk menambah kan emot-icon kedalam komentar anda, silahkan anda memasukan emoticon tersebut, dengan cara menulis-kan kode yang sudah ada.. di sebelah emoticon!!!

 

Followers

Komunitas Bojonggenteng Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template